REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Timnas U-16 yang akan bertarung di putaran final Piala Asia (AFC) di Tashkent Uzbekistan, Senin malam, berpamitan kepada Ketua Umum PSSI Nurdin Halid yang sekaligus melepasnya di sebuah rumah makan di Jakarta.
Pelatih Timnas U-16, Mundari Karya, kepada wartawan usai acara mengemukakan, para pemain tersebut mendapat wejangan dan dorongan moril dari ketua umum PSSI selain dari keluarga mereka sendiri.
"Sejak kami pindah dari Batu ke Jakarta pada Jumat lalu, keluarga pemain datang silih berganti mengunjungi pemain di tempat penginapan kami. Itu kami izinkan karena mereka memang merupakan pemain-pemain yang masih muda dan membutuhkan kekuatan mental," ujar Mundari Karya.
Mundari menyebutkan, selama beberapa hari di Jakarta para pemain diinapkan di Wisma Harapan Kita yang bersebelahan dengan Rumah Sakit Harapan Kita di kawasan Slipi Jakarta Barat. Mundari mengakui, para pemain tersebut masih membutuhkan dorongan moril untuk menguatkan mental mereka saat bertanding di Tashkent pada 24 Oktober hingga 7 November mendatang.
Rombongan Timnas berangkat ke Tashkent pada Selasa pagi pukul 05.00 WIB. Selama tiga hari berada di Jakarta, Timnas U-16 sempat menjalani sekali ujicoba melawan tim Villa 2000 di lapangan Timnas PSSI Senayan, Minggu.
Dalam pertandingan tersebut Timnas mencatat kemenangan 2-0 dalam permainan di bawah guyuran hujan lebat. Meski berhadapan dengan pemain-pemain dengan usia setahun lebih tua, namun para pemain Timnas dapat bermain lepas dan mendominasi permainan.
Kedua gol diciptakan oleh Antoni Putra Nugroho dan Abdul Mutolib masing-masing pada babak pertama dan kedua. "Kami mohon dukungan doa seluruh rakyat Indonesia semoga timnas U-16 kali ini bisa tampil maksimal di Uzbekistan. Namun kita sudah tidak punya waktu lagi untuk menggelar ujicoba di sana (Uzbekistan)," kata Mundari Karya.
0 comments:
Post a Comment